");
});
})
gapi.client.load('oauth2', 'v2', function()
gapi.client.oauth2.userinfo.get().execute(function(resp)
$('#email').val(resp.email);
)
);
}
} else if (authResult['error'])
// There was an error.
// Possible error codes:
// "access_denied" - User denied access to your app
// "immediate_failed" - Could not automatially log in the user
console.log('There was an error: ' + authResult['error']);
}
jQuery(function($)
$( "#gConnect1,#gConnect2,#gConnect3").click(function()
$.cookie("fconnect", "true",
expires: 2,
path: '/',
domain: '.tribunnews.com',
);
);
);
function logincek(id,types)
$.getJSON("http://www.tribunnews.com/auth/user_cek?callback=?",
,
function(data)
if(data.status == 1)
$.fancybox.close(true);
$("#userid").html('
');
$.getJSON("http://www.tribunnews.com/auth/user_img?callback=?", id : data.user_id,size : '22' , function(data)
$("#img_uhead").html(data.img);
$("#img_uhead img").css("border":"1px solid #555","margin-top":"-2px");
$("#img_uhead").show();
);
else
if(types == "fb")
register('fb','Register with Facebook');
else if(types == "gplus")
register('gplus','Register with Google+');
);
Loading...
Massa yang berada di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sempat membuat kericuhan.
Selasa, 21 Mei 2019 23:51
Warta Kota/Feri Setiawan
Sejumlah polisi berjaga setelah penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan, sekelompok orang yang sempat kembali turun ke jalan dan bersitegang dengan aparat kepolisian bukan massa aksi damai Bawaslu.
"Mereka bukan massa aksi damai Bawaslu. Nanti akan kami dalami lagi," kata Kombes Harry Kurniawan, Selasa (21/5/2019) malam.
Para pendukung Paslon 02 Prabowo-Sandi terus berdatangan ke depan kantor Bawaslu RI di kawasan Sarinah Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)
Harry Kurniawan memastikan, saat ini situasi sudah kondusif, dan beberapa orang yang masih bertahan di sekitar Jalan MH Thamrin diminta membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
"Sudah selesai. Kami meminta mereka membubarkan diri dan pulang ke rumah," katanya.
Sebelumnya, kericuhan terjadi setelah aparat kemanan dan kendaraan taktik polisi meninggalkan lokasi di sekitar kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
• VIDEO: Aparat dan Massa di Depan Bawaslu Terlibat Kericuhan
• VIDEO: Demo di Bawaslu, Begini Suasana Pembubaran Massa oleh Polisi Seusai Salat Tarawih
Kericuhan berawal saat massa aksi menantang kepolisian dan berseru untuk terus merapatkan barisan.
"Ayo tetap rapatkan barisan, jangan pada takut," teriak massa aksi didepan Gedung Bawaslu.
Tidak lama kemudian, puluhan anggota kepolisian berlarian di sekitar Halte TransJakarta yang berada didepan Gedung Sarinah dan mendekati massa aksi.
Emak-emak para peserta aksi unjuk rasa tampak mengikuti salat tarawih berjamaah di sekitar Bawaslu RI atau sepanjang jalan MH Thamrin dan Jalan Wahid Yasim, Selasa (21/5/2019) malam. (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)
Massa aksi yang tadinya memenuhi seberang Kantor Bawaslu terlihat berlarian tak tentu arah dan berlarian membubarkan diri.
Sempat terlihat seorang yang diduga provokator diamankan polisi sebelum akhirnya puluhan petugas petugas keamanan lain yang membawa pentungan dan tameng meminta massa aksi untuk membubarkan diri.
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
for (var i in json.products)
if (i >= products_count) continue;
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
htmlcode += '
';
for (i in json.impression_pixels)
htmlcode += '
';
div.innerHTML = htmlcode;
div.style.display = 'block';
};
");
$("#latestul").append("
");
$(".loading").show();
var newlast = getLast;
$.getJSON("http://wartakota.tribunnews.com/ajax/latest/?callback=?", , function(data)
$.each(data.posts, function(key, val)
newlast = newlast + 1;
newlast = newlast+1;
if(val.video)
var vthumb = "
";
var vtitle = "
";
else
var vthumb = "";
var vtitle = "";
if(val.thumb)
var img = "
"+vthumb+"
";
var milatest = "mr140";
else
var img = "";
var milatest = "";
if(val.subtitle) subtitle = "
"+val.subtitle+"
";
else subtitle = '';
if(val.thumb) img = "
"+vthumb+"
";
else img = '';
if(val.c_title) cat = "
";
else cat = '';
$("#latestul").append("
");
);
$(".loading").remove();
);
}
else if (getLast > 150)
if ($("#ltldmr").length == 0)
$("#latestul").append('
');
}
});
});
function loadmore()
if ($("#ltldmr").length > 0) $("#ltldmr").remove();
var getLast = parseInt($("#latestul > li:last-child").attr("data-sort"));
$("#latestul").append("
");
$(".loading").show();
var newlast = getLast ;
$.getJSON("http://wartakota.tribunnews.com/ajax/latest/?callback=?", , function(data)
$.each(data.posts, function(key, val)
newlast = newlast+1;
if(val.video)
var vthumb = "
";
var vtitle = "
";
else
var vthumb = "";
var vtitle = "";
if(val.thumb)
var img = "
"+vthumb+"
";
var milatest = "mr140";
else
var img = "";
var milatest = "";
if(val.subtitle) subtitle = "
"+val.subtitle+"
";
else subtitle = '';
$("#latestul").append("
");
);
$(".loading").remove();
);
No comments:
Post a Comment